Arsip untuk ‘Upacara adat’ Kategori

Di sini saya mau berbagi sedikit informasi tentang apa itu Obon dan Bon odori. OBON atau yang biasa dikenal dengan istilah BON saja merupakan kebiasaan orang jepang yang menganut agama Budha untuk menghormati roh nenek moyang nya. Kebiasaan ini sudah menjadi tradisi reuni keluarga secara turun temurun sejak 500 tahun tahun lebih.Tradisi dan ritual seputar [...]

Struktur nama sekarang (nama keluarga + nama pemberian) belum terwujud sebelum 1870an ketika pemerintah membuat sistem registrasi keluarga baru. Di masa feodal Jepang, nama merefleksikan status sosial seseorang. Nama juga merefleksikan keanggotaan seseorang misalnya terhadap kepercayaan seperti Buddhist dan Shintō, militer-feodal, perdagangan, pelayan, atau budak, dan sebagainya. Sebelum masa feodal, nama klan di Jepang ditonjolkan, [...]

Secara umum, mengenai kata maaf, entah kenapa saya pribadi sering mengucapkannya. Secara khas, orang-orang Jepang menyatakan permintaan maaf lebih sering dibanding orang Barat. Mungkin hal ini disebabkan adanya perbedaan kebudayaan di antara keduanya. Orang Barat tampak enggan untuk mengakui kegagalan mereka. Sejak meminta maaf berarti mengakui kegagalan atau kesalahan seseorang, maka hal itu dianggap bukan [...]

Negara Jepang kaya dengan berbagai kebudayaan leluhurnya yang beraneka ragam. Walaupun saat ini perkembangan teknologi di Jepang terus up date dalam hitungan perdetik , namun sisi tradisional masuh terus dilestarikan hingga sekarang ini. Berikut ini adalah salah satu dari berbagai macam kebudayaan Jepang yang masih terus berlangsung hingga saat ini : Matsuri (祭, Matsuri) adalah [...]

Upacara minum teh (茶道, sadō, chadō?, jalan teh) adalah ritual tradisional Jepang dalam menyajikan teh untuk tamu. Pada zaman dulu disebut chatō (茶の湯, chatō?) atau cha no yu. Upacara minum teh yang diadakan di luar ruangan disebut nodate. Teh disiapkan secara khusus oleh orang yang mendalami seni upacara minum teh dan dinikmati sekelompok tamu di [...]

YUKATA Yukata adalah pakaian yang populer di antara masyarakat Jepang pada permulaan zaman Edo, kira-kira empat ratus tahun yang lalu, bersamaan dengan popularitas kain katun. Berbeda dengan kimono, yukata sebagai baju yang dipakai sehabis mandi air panas, dapat dikenakan dengan nyaman pada musim panas dengan tidak berlapis-lapis. Saat ini, hampir semua orang berpakaian ala barat [...]