Gaya Betawi dalam Arsitektur.

Posted: 5 Desember 2009 in BUDAYA NUSANTARA
Tag:

Tanggal 24 November 2009 kemarin, saya dan teman-teman saya, Cytra dan Nanda, pergi jalan ke Perkampungan Budaya Betawi Situ Babakan, yang terletak di Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Ini adalah pertama kalinya saya ke Setu Babakan. Sebenernya yang saya tau tentang  Setu Babakan adalah tempat dimana tempat tinggal warganya masih menggunakan ciri khas bangunan dari Betawi. Tapi ternyata Setu Babakan ntu sebenernya dalah nama sebuah danau. Saya kira Setu Babakan ntu nama perumahannya.

23112009453 23112009535 23112009455

Kami berangkat jam 11an lau kami masuk lewat pintu masuk 1 Bang Pitung. Gaya betawi langsung bisa kita lihat lewat Pintu Masuk ini. Lalu ada sebuah rumah di depan pintu masuk ini yang termasuk bangunan modern karena dapat dilihat dari material yang digunakan dan pagar yang sudah mengggunakan besi, tapi ada gaya betawi pada rumah ini. Dapat dilihat gaya netawi yang ada di TK ini adalah penggunaan Lispang Gigi balang dan bentuk dari jendela. Dan kalau kita lihat, TK ini terlihat terbuat dari material Kayu, tapi sebenernya TK ini dan menggunakan tembok. Tapi tembok ini dicat seperti kayu oleh seniman dari Yogya yang bernama Tatang. Selain mengurus TK Kenari, H. Ian juga membuka warung tepat disamping TK ini. Tentunya menu makanannya makanan betawi. Pengen nyobain, jadi kami beli soto betawi. rasanya mantabb. Huahaha. . Jadi pengen lagi ni.

23112009518 23112009528 23112009526 23112009507 23112009519 23112009513

Masih penasaran sama bangunan yang laen, kami melihat-lihat rumah-rumah warga. Lalu kami lihat ada saturumah yang gaya betawinya kelihatan nih. Terus kami minta izin aja untuk photo-photo sama yang punya.  Tapi ternyata lagi pada nggak ada, yang nyambut kami tu anaknya yang bernama Rama R.A. Ya, terus kami nanya-nanya ja sama dia. Nggak jauh beda sama bangunan yang laen di Setu Babakan, gaya betawinya bisa dilihat dari lispang gigi balang dan adanya langkan serta dapat dilihat dari bentuk jendela. Terus ceritanya ni, orang betawi itu masyarakatnya terbuka jadi suka saling silahturahmi sesama tetangga. Nah pada rumah betawi ituada terasnya. Dan di pinggir teras itu ada jendelanya, biasanya berbentuk seperti setengah lingkaran. Seperti yang ada di rumah ini.

23112009491 23112009486 23112009488 23112009493 23112009505

Setelah dari rumah ini kami jalan lagi dan menemukan satu rumah lagi. Nggak jauh beda dari rumah sebelumnya, di rumah ini gaya betawi yang bisa dilihat itu dari lispang gigi balang dan bentuk jendelanya serta adanya teras. Tapi dipinggir teras ini nggak ada jendela, udah ketutup semuanya jadi tembok. Terus di rumah ini belum ada langkannya. Oh iya, nama pemilik rumah ini H. Salim dan Hj Marni. Dan kebetulan banget, selain bisa ngeliat rumah dengan gaya betawi kita juga bisa liat cara pembuatan dodol betawi, karena di rumah ini sedang membuat dodol.

23112009458 23112009473 23112009464 23112009474 23112009469

Waktu udah siang jadi kami ingin solat dulu, kami solat di masjid At-Taubah. Gaya betawipun dapat dirasakan di masjid ini. Mungkin karena kami dateng pas bukan hari libur, makanya sepi. Mungkin kalau dateng hari libur banyak pengunjung. Oh iya, biasanya kalau hari libur, di sini ada pementasan seni betawi gitu. Makanya pada dateng biar lebih tau kesenian betawi yang ada di negara Indonesia tercinta ini. Hehe. . Tetep lestariin budaya indonesia ya. Semangat ! !

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s