Ridwan Saidi, Politisi dan Budayawan Betawi

Posted: 15 Februari 2010 in BUDAYA DUNIA, KRONIK BUDAYA, Tokoh Budaya
Tag:,

Ridwan Saidi (lahir di Jakarta, 2 Juli 1942; umur 67 tahun) adalah mantan anggota DPR dan seorang budayawan Betawi. Lulusan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia ini menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada tahun 19771987. Ridwan Saidi menikah dengan Yahma Wisnani dan dikaruniai 5 anak.
Ridwan Saidi, pria kelahiran Jakarta, 2 Juli 1942, ini seorang politisi dan budaywan Betawi. Lulusan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia ini mantan Ketua Umum PB HMI, 1974-1976 dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 1977-1987.

Saat menjadi anggota DPR, mantan Ketua KNPI (1973-1978), ini hanya memiliki sebuah skuter Bajaj. Namun, ia lebih senang naik bis dan hidup hanya dari gajinya.

Semasa mahasiswa, pernah dua setengah tahun berhenti kuliah. Hanya memiliki celana dua potong, yang satunya malah sobek. Sebelum menyelesaikan pendidikan di FISIP UI, ia pernas studi di Fakultas Publistik, Universitas Padjadjaran 1962-1963namun tidak selesai. Semasa mahasiswa aktif sebagai  Kepala Staf Batalion Soeprapto Resimen Mahasiswa Arief Rahman Hakim (1966), Sekretaris Jendral Persatuan Mahasiswa Islam Asia Tenggara (1973-1975) dan Ketua Umum PB HMI (1974-1976).

Kemudian, ia menjadi Anggota DPR Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, 1977-1982 dan 1982-1987 serta menjadi Wakil Ketua Komisi APBN, 1977-1982 dan Wakil Ketua Komisi X, 1982-1987. Lalu, ia menjadi Ketua Umum Partai Masyumi Baru, 1995-2003.

Budayawan Betawi yang pernah belajar melukis dari bekas teman SMP-nya, Sutradara Ali Shahab ini menjadi Ketua Steering Comittee Kongres Kebudayaan, 2003. Di samping itu aktif sebagai Direktur Eksekutif Indonesia Democracy Watch dan Ketua Komite Waspada Komunisme.

Suami dari Yahma Wisnani ini juga seorang penulis produktif. Selain menulis di berbagai media massa, ia telah menerbitakn beberapa karyanya, antara lain: Golkar Pascapemilu 1992, 1993; Anak Betawi Diburu Intel Yahudi, 1996; Profil Orang Betawi: Asal muasal, kebudayaan, dan adat istiadatnya, 1997; Status Piagam Jakarta: Tinjauan hukum dan sejarah, 2007.

Kegiatan lain yang pernah dilakukan dan diikuti penggemar musik dan sastra ini antara lain: White House Conference on Youth, Colorado, Amerika Serikat, 1971;  Australia-Indonesia Dialogue, Canberra, Australia, 1981; International Parliament Union Conference, Manila, Filipina, 1982; ASEAN Parliament Conference, Singapura, 1983; Muktamar Rakyat Islam se-Dunia, Irak, 1993;  Babylonian Cultural Festival, Irak, 1994.

Dari sumber Pusat Data dan Analisa Tempo bahwa yang merancang dan membuat lambang baru Partai Persatuan Pembangunan (PPP) — berbentuk bintang sudut lima — ternyata Ridwan Saidi. Menurut Ridwan, mantan Ketua Departemen Organisasi & Pemilu DPP PPP, ini proses pembuatannya hanya satu hari. Tetapi proses pengendapannya yang lama.

Ridwan berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya dulu pegawai negeri yang hidup pas- pasan. Masa prasekolah dilaluinya di madrasah, yang para ustadnya diberi wewenang menghukum anak didik yang nakal.

Ia penggemar seni, terutama sastra dan musik. ”Saya senang jazz. Pertunjukan Tjok Sinsu sapai Jack Lesmana selalu saya tonton,” ujarnya. Dari Wisnani, istrinya, yang asal Minang, Ridwan kini ayah sejumlah anak. Wisnani dulu juga aktivis HMI, lulusan Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam UI. 

Pendidikan

  • Kepala Staf Batalion Soeprapto Resimen Mahasiswa Arief Rahman Hakim, 1966
  • Sekretaris Jendral Persatuan Mahasiswa Islam Asia Tenggara, 1973-1975
  • Ketua Umum PB HMI, 1974-1976
  • Anggota DPR Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, 1977-1982 dan 1982-1987
  • Wakil Ketua Komisi APBN, 1977-1982
  • Wakil Ketua Komisi X, 1982-1987
  • Ketua Umum Partai Masyumi Baru, 1995-2003
  • Ketua Steering Comittee Kongres Kebudayaan, 2003
  • Direktur Eksekutif Indonesia Democracy Watch
  • Ketua Komite Waspada Komunisme

Penerbitan (sebagian)

  • Golkar Pascapemilu 1992, 1993
  • Anak Betawi Diburu Intel Yahudi, 1996
  • Profil Orang Betawi: Asal muasal, kebudayaan, dan adat istiadatnya, 1997
  • Status Piagam Jakarta: Tinjauan hukum dan sejarah, 2007

Kegiatan

Sumber :

Iklan
Komentar
  1. nenden berkata:

    saya membaca artikel anda tentang style dijepang spesifikasi tentang goth lolita boleh saya tau anda mendapatkan sumber informasi dari mana? dari majalah atau apa?mohon kirimkan ke email saya trmks

    Suka

  2. Nice blog here! Also your site loads up very fast!
    What web host are you using? Can I get your affiliate link
    to your host? I wish my web site loaded up as fast as yours lol

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s