ANEKA BUDAYA NUSANTRA (I)

Posted: 13 Februari 2011 in BUDAYA NUSANTARA

Seluruh kebudayaan daerah yang berasal dari kebudayaan beraneka ragam suku-suku di Indonesia merupakan bagian integral daripada kebudayaan Indonesia.

Kebudayaan Indonesia walau beraneka ragam, namun pada dasarnya terbentuk dan dipengaruhi oleh kebudayaan besar lainnya seperti kebudayaan Tionghoa, kebudayaan India dan kebudayaan Arab. Kebudayaan India terutama masuk dari penyebaran agama Hindu dan Buddha di Nusantara jauh sebelum Indonesia terbentuk. Kerajaan-kerajaan yang bernafaskan agama Hindu dan Budha sempat mendominasi Nusantara pada abad ke-5 Masehi ditandai dengan berdirinya kerajaan tertua di Nusantara, Kutai, sampai pada penghujung abad ke-15 Masehi.

Kebudayaan Tionghoa masuk dan mempengaruhi kebudayaan Indonesia karena interaksi perdagangan yang intensif antara pedagang-pedagang Tionghoa dan Nusantara (Sriwijaya). Selain itu, banyak pula yang masuk bersama perantau-perantau Tionghoa yang datang dari daerah selatan Tiongkok dan menetap di Nusantara. Mereka menetap dan menikahi penduduk lokal menghasilkan perpaduan kebudayaan Tionghoa dan lokal yang unik. Kebudayaan seperti inilah yang kemudian menjadi salah satu akar daripada kebudayaan lokal modern di Indonesia semisal kebudayaan Jawa dan Betawi.

Kebudayaan Arab masuk bersama dengan penyebaran agama Islam oleh pedagang-pedagang Arab yang singgah di Nusantara dalam perjalanan mereka menuju Tiongkok.

Kedatangan penjelajah dari Eropa sejak abad ke-16 ke Nusantara, dan penjajahan yang berlangsung selanjutnya, membawa berbagai bentuk kebudayaan Barat dan membentuk kebudayaan Indonesia modern sebagaimana yang dapat dijumpai sekarang. Teknologi, sistem organisasi dan politik, sistem sosial, berbagai elemen budaya seperti boga, busana, perekonomian, dan sebagainya, banyak mengadopsi kebudayaan Barat yang lambat-laun terintegrasi dalam masyarakat.Kebudayaan daerah tercermin dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat di seluruh daerah di Indonesia. Setiap saerah memilki ciri khas kebudayaan yang berbeda

Berikut kebudayaan-kebudayaan yang ada di Indonesia

A. NAMA-NAMA ALAT MUSIK DAERAH

1 Alosu :Berupa kotak anyaman daun kelapa, didalamnya berisi biji-biji – Dari Sulawesi Selatan.
2 Anak Becing : Berupa dua batang logam seperti pedayung – dari Sulawesi Selatan.
3 Angklung :Terbuat dari bambu – Dari Jawa Barat
4 Aramba :Bentuknya seperti bende – Dari Pulau Nias.
5 Arumba:Terbuat dari Bambu – Dari daerah Sunda.
6 Atowo :Sejenis genderang – Dari Papua.
7 Babun :Sejenis kendang – Dari Kalimantan Selatan.
8 Basa-basi:Sejenis terompet dari bambu yang di pasang rangkap – Dari Sulawesi Selatan
9 Calung:Terbuat dari bambu – Dari daerah Sunda
10 Cungklik :Sejenis kulintang dari kayu -Dari Pulau Lombok
11 Dog-dog:Sejenis genderang – Dari Jawa Barat.
12 Doli-doli :Berupa empat bilah kayu lunak – Dari Pulau Nias
13 Druri Dana :Berupa bambu yang dikerat seperti garpu penala – Dari Pulau Nias.
14 Faritia :Aramba kecil – Dari Pulau Nias
15 Floit : Seruling bamhu- Dari daerah Maluku
16 Foi Mere :Sejenis seruling-Dari Pulau Flores
17 Gamelan Bali :Seperangkat alat musik – Dari daerah Bali
18 Gamelan Jawa :Seperangkat alat musik -Dari Jawa tengah
19 Gamelan Sunda : Seperangkat alat musik – Dari Daerah Sunda
20 Garantung : Berupa biulah-bilah kayu yang di gantung – Dari Tapanuli.
21 Gerdek : Seruling tempurung – Dari daerah Kalimantan.
22 Gonrang :Sejenis kendang – Dari daerah Simalungun.
23 Hapetan :Sejenis kacapi – Dari Tapanuli
24 Kecapi : Gitar kecil dengan dua dawai – terdapat di seluruh Nusantara
25 Keloko : Terompet kulit kerang – Dari Doro Fores Timur
26 Kere-kere Galang : Sejeris rebab – Dari daerah Goa.
27 Keso-keso : Sejenis seruling – Dari daerah Goa.
28 Kinu : Sejenis seruling – Dari Pulau Roti.
29 Keledi : Alat musik tiup – Dari Kalimantan.
30 Kolintang : Berupa bilah-bilah kayu yang disusun di atas kotak kayu – Dari Minahasa.
31 Lembang :Sending panjang – Dari daerah Toraja.
32 Nafiri : Alat musik tiup – Dari Maluku.
33 Popondi :Alat musik petik – Dari Toraja, Sulawesi Selatan.
34 Rebab : Alat musik gesek – Dari Jawa Barat.
35 Sampek : Sejenis gitar – Dari Dayak Kalimantan.
36 Sasando : Alat musik petik -Dari Nusa Tenggara Timor.
37 Seluang : Seruling bambu – Dari Minangkabau
38 Serunai : Alat musik tiup – Dari Sumatra.
39 Siter/Celempung : Alat music petik – Dari Jateng, dan Jabar
40 Talindo :Alat musik petik – DariSulawesi.
41 Talempong Pacik : Alat musik pukul seperti gong kecil – Dari Sumbar,
42 Tifa : Genderang kecil – Dari Maluku atau Papua
43 Totobuang : Sejenis talempong – Dari Maluku.

B. NAMA-NAMA RUMAH ADAT

1. Provinsi DI Aceh.
Rumah Adat Aceh berbentuk panggung. Mempunyai 3 serambi yaitu Seuramue Keu (serambi depan), Rumah Inong (serambi tengah), dan Seurarnoe Likot (serambi belakang). Selain itu ada rumah berupa lumbung padi yang dinamakan Krong Pade atau Berandang.

2. Provinsi Sumatra Utara
Rumah adat Sumatra Utara Jahu ba1on, sebuah rumah pertemuan keluarga besar. Berbentuk pangung dan ruang atas untuk tempat tinggal. Pada ruang ini tak ada kamar-kamar dan biasanya 8 keluarga tinggal bersama-sama. Tempat tidur lebih tinggi dari dapur.

3. Provinsi Sumatra Barat
Rumah adat untuk tempat tinggal di Sumatra Barat adalah Rumah Gadang. Rumah tersebut dapat dikenali dari tonjalan atapnya yang mencuat ke atas yang bermakna menjurus kepada Yang Maha Esa. Tonjolan itu di namakan gojong yang banyaknya 4-7 buah.

4. Provinsi Riau
Rumah adat di daerah Riau bernama Selaso Jatuh Kembar. Ruangan rumah ini terdiri dari ruangan besar untuk tempat tidur. ruangan bersila, anjungan dan dapur. Rumah adat ini dilengkapi pula dengan Balai Adat yang dipergunakan untuk pertemuan dan musyawarah adat.

5. Provinsi Jambi
Rumah adat Jambi dinamakan Rumah Panggung dengan model kajang lako, merupakan rumah tinggai yang terbagi dalam 8 ruangan. Ruang Jogan, Serambi depan. Serambi dalam. kamar Amben melintang. Serambi belakang, ruang Laren. ruang Garang. ruang Tengganai.

6. Provinsi Sumatra Selatan.
Rumah adat Sumatra Selatan bernama Rumah Limas. Merupakan rumah panggung berjenjang lima dengan bermakna Lima Emas. yaitu keagungan, rukun dan damai, sopan santun, aman dan subur, sertamakmur dan sejahtera.

7. Provinsi Lampung
Rumah adat di Lampung ialah Rumah Sesat, yang digunakan untuk musyawarah tertinggi antara marga-marga. Jambal Agung atau Lorong Agung adalah nama tangga menuju Rumah Sesat.

8. Provinsi Bengkulu
Nama rumah adat daerah Bengkulu adalah Rumah Rakyat, terdiri 3 kamar yaitu : kamar orang tua, kamar gadis, dan kamar bujang. Kolong bawahnya untuk menyimpan kayu dapur dan barang lainnya.

9. Provinsi DKl. lakarta
Rumah tradisional khas Jakarta dinamakan Rumuh Kebaya. Atapnya berbcntuk. Joglo. Pembagian ruangannya, serambi depan disebut Paseban. Dindingnya tcrbuat dari panil-panil yang dapat dibuka-huka dan digeser-geser ketepi. Hal ini dimaksudkan untuk ruangan yang lebiih luas. Bila suatu waktu di adakan acara selamatan atau hajatan.

10. Provinsi Jawa Barat
Keroton Kasepuhan Cirebon merupakan model rumah adat Jawa Barat. Keraton ini terdiri 4 ruangan. Jinem atau pendopo, Pringgodani, ruang Probayasa, dan ruang Panembahan.

11. Provinsi Jawa Tengah
Padepokan Jawa Tengah merupakan sebuah bangunan induk istana Mangkunegaran di Surakarta. Rumah penduduk dan keraton di Jawa Tengah umumnya terdiri atas 3 ruangan. Pendopo. Pringgitan, dan Dalem.

13. Provinsi DI Yogyakarta
Bangsal Kencono Kraton Yogyakarta merupakan sebuah bangunan Pendopo model rumah adat daerah Yogyakarta. Di depan Bangsal Kencono terdapat dua patung batu Gupolo yang memegang gada (sejenis alat pemukul ).

14. Provinsi Jawa Timur
Model rumah adat Jawa Timur Rumah Situbondo yang mendapat pengaruh dari rumah Madura. Rumah itu tidak meniliki pintu belakang dan tanpa kamar-kamar pula. Serambi depan tempat menerima tamu laki-laki dan tamu perempuan diterima di serambi belakang. Mereka masuk dari samping rumah.

15. Provinsi Bali.
Gapura Candi merupakan pintu masuk rumah adat di Bali. Balai Bengang adalah tempat istirahat, dan Balai Wantikan adalah tempat adu ayam atau pagelalaran kesenian. Kori Agung adalah pinto masuk pada waktu upacara besar dan Kori Babetelan merupakan pintu masuk untuk keperluan keluarga.

16. Provinsi Nusa Tenggara Barat
Istona Sultan Sumbawa merupakan model rumah adat daerah Nusa Tenggara Barat. Bangunan tersebut berlantai tiga, lerhuat dari kayu jati dan beratap strap. Lantai bawah tempat pengawalan. Lantai kedua, tempat kediaman sultan dan permaesuri. Sedangkan disediakan untuk para putri dan keluarga lainnya.

17. Provinsi Kalimantan Timur
Rumah adat daerah Nusa Tenggara Timur adalah Rumah Musalak. Rumah itu berbentuk panggung dan di bawahnya terdapat balai panjang tempat menerima tamu. Tiang-tiangnya berdiri pada landasan batu besar, sehingga tidak perlu di tanam dalam tanah.

18. Propinsi Kalimantan Barat
Model rumah adat kalimantan Barat yang berbentuk panggung. Bagian kolongnya tidak di pergunakan, karena tanahnya berawa-rawa. Pada kiri kanan rumah terdapat kamar-kamar dan di tengahnya merupakan ruang upacara dan pertemuan. Bangunan tersebut terbuat dari kayau dan atapnya dari sirap.

19. Provinsi Kalimantan Tengah
Rumah adat kalimantan Tengah dinamakan Rumah Betang. Rumah itu panjang, bawahkolongnya di gunakan untuk bertenun dan menumbuk padi. Satu bangunan rumah di huni oleh kurang lebih 20 kepala keluarga.

20. Provinsi Kalimantan Selatan
Rumah adat Kalimantan Selatan disebut Rumah Bubungan Tinggi. Bagian depan rumah berfungsi sebagai teras yang dinamakan Pelatar: Rumah ini merupakan rumah panggung dan dibawahnya untuk menyimpan padi dan sebagainya.

21. Provinsi Kalimanta Timur
Rumah Lamin adalah rumah adat suku Dayak Kenyah. Rumah Itu berbentuk panggung setinggi 3 meter dan dihuni oleh 25 – 30 kepala keluarga. Halaman rumah dihiasi oleh patung-patung Blontang, menggambarkan dewa-dewa sebagai penjaga rumah atau kampung.

22. Provinsi Sulawesi Utara
Rumah adat Sulawesi Utara ialah Rumah Pewaris, Rumah ini mempunyei ruang tamu, ruang keluarga dan kamar-kamar. Di kanan-kiri rumah terdapat tangga, tangga sebelah kanan untuk memasuki rumah. sedang untuk keluar rumah menuruni tangga yang sebelah kiri.

23. 22. Provinsi Sulawesi Tengah
Rumah adat Sulawesi Tengah adalah Rumah Tambi. Rumah tersebut berbentuk panggung dan atapnya sekaligus berfungsi sebagai dinding Tangga untuk naik terbuat dan batang kayu bulat dan atap rumah terbuatdari daun rumbia atau bambu di belah dua.

24. Provinsi Sulawesi Tenggara
Rumah adat Sulawesi Tenggara disebut juga Malige. Bangunan tersebut berbentuk panggung terdiri dari tiga lantai. Pada kiri kanan lantai dua da ruang tempat penenun kain yang di sebut bate

25. Provinsi Sulawesi Selatan
Rumah adat orang Toraja di Sulawesi Selatan adalah Tongkonan. Kolong rumah itu berupa kandang kerbau belang atau Tedong Bonga. Dii depan rumah tersusun tanduk-tanduk kerbau, sebagai lambang pemiliknya telah berulang kali mengadakan upacara kematian secara besar-besaran. Tongkonan tcrdiri 3 ruangan. ruang tamu, ruang makan, dan ruang belakang.

26. Provinsi Maluku
Rumah adat Maluku dinamakan Bailo, dipakai untuk pertemuan, musyawarah dan upacara yang di sebut seniri negeri. Rumah tersebut merupakan panggung. Atapnya besar dan tinggi terbuat dari daun rumbia, sedang dindingnya dari tangkai rumbia, yang di sebut gaba-gaba

27. Provinsi Papua
Rumah adat daerah Papua, suku Dani adalah Honai, Rumah tersebut terdiri dari dua lantai terdiri dua lantai, lantai pertama sebagai tempaat tidur dan lantai dua untuk tempat bersantai, dan tempat makan. Hunai berbentuk jamur dengan ketinggian sekitar 4 meter.

C. NAMA-NAMA SENI PERTUNJUKAN/TEATER RAKYAT.

1 Banjet :Pertunjukan rakyat di daerah Jawa Barat bagian utara.
2 Kethoprak : Hidup di daerah Jawa Tengah, ceritanya diambil dari sejarah atau babad zaman raja-raja dahulu.
3 Laes/rintren :Permainan rakyat yang mengandung unsur kegaiban di daerah Jawa Tengah.
4 Lengguk : Seperti rudat, di daerah Jawa Tengah.
5 Lenong : Seperti ludruk, hidup di daerah Jakarta.
6 Ludruk : Hidup di daerah Jawa Timur, ceritanya merupakan kejadian sehari-hari atau mengambil tokoh-tokoh tertentu.
7 Makyong : Pertunjukan rakyat di daerah Riau, pelakunya memakai topeng dan kuku buatan yang panjan.
8 Mamanda : Pertunjukan rakyat di daerah Kalimantan. lebih hanyak bersifat komedi.
9 Opak Alang : Kethoprak yang diiringi rebana, di Java Tengah bagian Utara.
10 Randai : Nyanyian yang disertai gerak tari dan silat dari daerah Sumatra Barat.
11 Reog : Dari daerah Ponorogo, Jawa Timur. Permainannya memakai topeng kepala macan. Di hiasi bulu-bulu merak, sering disertai dengan kuda kepang.
12 Rudat : Seni tari dan nyanyian yang diiringi bana, di daerah Jawa Barat. Lagu-lagunya berisi ajaran agama Istam.
13 Srandul : Seperti ketoprak, tetapi tebih sederhana, cukup dimainkan di halaman rumah, hidup di daerah Jawa Tengah.
14 Tarling : Seperti ludruk yang hidup di daerah Cirebon, Jawa Barat.
15 Wayang Golek :Hidup di daerah Jawa Tengah, dimainkan oleh seorang dalang.
16 Wayang Kulit : Hidup di daerah Jawa Tengah dimainkan oleh seorang dalang
17 Wayang orang : Hidup di daerah Jawa Tengah, ceritanya diambil dan Mahabarata atau Ramayana.

D. NAMA-NAMA TARIAN DAERAH

1. Tari-tarian Daerah Istimewa Aceh
* Tari Seudati, berasal dari Arab dengan latar belakang agama Islam. Sebuah tarian dinamis penuh keseimbangan dengan suasana keagamaan. Tarian ini sangat disenangi dan terkenal di daerah Aceh.
* Tari Saman Meuseukat, di lakukan dalam posisi duduk berbanjar dengan irama yang dinamis. Suatu tari dengan syair penuh ajaran kebajikan, terutama ajaran agama Islam

2. Tari-tarian Daerah Bali
* Tari legong, merupakan tarian yang berlatar belakang kisah cuinta Raja dari lasem. Diterikan secara dinamis dan memikat hati.
* Tari Kecak, sebuah tari berdasarkan cerita dan Kitab Ramayana yang mengisahken tentang bala tentara monyet dari Hanuman dari Sugriwa

3. Tari-tarian Daerah Bengkulu
* Tari Andun, dari Bengkulu Selatan ini merupakan sebuah tarian guna menyambut para tamu yang dihormati.
* Tari Bidadari Teminang Anak, tarian ini dapat pula diartikan bidadari meminang anak. Tarian adat ini berasal dari Rejang Lebong.

4. Tari-tarian Daerah DKI Jakarta
* Tart Topeng, merupakan sebuah tari tradisional Betawi dalam menyambut tamu agung.
* Tari Yopong, adalah tari persembahan untuk menghormati tamu negara

5. Tari-tarian Daerah Jambi
* Tari Sekapur Sirih, merupakan tari persembahan. Tari adat jambi ini hanyak persamaannya dengan tari Melayu.
* Tari Selampir Delapan, merupakan tari pergaulan muda-mudi dan sangat digemari di daerah Jambi.

6. Tari-tarian Daerah Jawa Barat
* Tari Topeng Kuncaran, merupakan sebuah tarian yang mengisahkan dendam kesumat seorang raja karena cintanya ditolak.
* Tari Merak, sebuah tari yang mengisahkan kehidupan burung merak yang serba indah dan memukau.

7. Tari-tarian Daerah Jawa Tengah
* Tari Serimpi, sebuah tarian keraton pada masa silam dengan suasana lembut, agung dan menawan.
* Tari Blambangan Cakil, mengisahkan perjuangan Srikandi melawan Buto Cakil (raksasa). Sebuah perlambang penumpasan angkara murka.

8. Tari-tarian Daerah JawaTimur
* Tari Remong, sebuah tarian dari Surabaya yang melambangkan jiwa, kepahlawanan. Ditarikan pada waktu menyambut para tamu.
* Reog Ponorogo, merupakan tari daerah Jawa Timur yang menunjukkan keperkasaan, kejantanan dan kegagahan.

9. Tari-tarian Daerah kalimantan Barat
* Tarri Monong, merupakan tari penolak penyakit agar si penderita dapat sembuh kembali penari berlaku seperti dukun dengan jampi-jampi
* Tari Zapin Tembung, Merupakan suatu tari pergaulan dalam masyarakat Kalimantan Barat

10. Tari-tarian Daerah Katimantan Selatan
* Tari Baksa Kembang, merupakan tari selamat datang pada tamu agung dengan menyampaikan untaian bunga.
* Tari Radab rahayu, di pertunjukan pada upacara tepung tawar, sebelum pengantin pria dan wanita di persandingkan.

11. Tari-tarian Daerah Kalimantan tengah
* Tari Tambun dan bungai, Merupakan tari yang mengisahkan kepahlawanan Tambun dan Bungai Dalam mengusir musuh yang akan merampas panen rakyat.
* Tari Balean Dadas, Merupakan tarian guna memohon kesembuhan bagi mereka yang sakit.

12. Tari-tarian : Daerah Kalimantan Timur
* Tari Gong, di pertunjukan pada upacara penyambutan terhadap tatmu agung. Dapat pula di pertunjukan sewaktu lahir seorang bayi kepala suku.
* Tari perang, Tari yang mempertunjukan dua orang pemuda dalam memperebutkan seorang gadis.

13. Tari-tarian Daerah Lampung.
* Tari Jangget, adalah tarian untuk upacar-upacara peradatan. Tarian ini melambangkan keluhuran budi dan susila rakyat Lampung.
* Tari Malinting, merupakan sebuah tari berlatar belakang cerita rakyat Lampung. Menceritakan tentang kunjungan Sunan Gunung Jati ke Keraton Pulung.

14. Tari-tarian Daerah Maluku
* Tari Lenso. merupakan tari pergaulan bagi segenap lapisan rakyat masyarakat Maluku.
* Tari Cakalele, adalah tari Perang Yang melukiskan jiwa kepahlawanan yang gagah perkasa.

15. Tari-Tarian Daerah Maluku Utara
* Tari Perang, Tarian rakyat untuk menyambut para pahlawan yang pualng dari medan juang.
* Tari Nahar Ilaa, tarian pengikat persahabatan pada waktu “panas Pela” kesepakatan kampung untuk membangun.

16. Tari-tarian Daerah Nusa Tenggara Barat
* Tari Mpaa Lenggogo, sebuah tarian guna menyambut Maulid Nahi Muhammad SAW. Tarian ini juga scring dipertunjukkan pada upacara-upacara perkawinan atau upacara khitanan keluarga raja.
* Tari Batunganga, sebuah tari berlatar belakang cerita rakyat. Mengisahkan tentang kecintaan rakyat terhadap putri raja yang masuk ke dalam batu. Mereka memohon agar sang putri dapat keluar dari dalam batu itu.

17. Tari-tarian Daerah Nusa Tenggara Timur
* Tari Perang, tari yang menunjukkan sifat-sifat keperkasaan dan kepandaian mempermainkan senjata. Senjata yang dipakai berupa cambuk dan perisai.
* Tari Gareng Lameng, dipertunjukkan pada upacara khitanan. Tari ini berupa ucapan selamat serta mohon berkat kepada Tuhan agar yang dikhitan sehat lahir batin dan sukses dalam hidupnya.

18. Tari-tarian Daerah Papua Barat danTengah
* Tari Suanggi, tarian yang mengisahkan seorang suami ditinggal mati istrinya yang menjadi korban angi-angi (jejadian).
* Tari Perang, tari yang melambangkan kepahlawana, dan kegagahan rakyat Papua.

29. Tari-tarian Daerah Papua Timur
* Tari Selamat Datang, tari yang mempertunjukan kegembiraan hati penduduk dalam menyambut para tamu yang dihormati.
* Tari Musyoh, merupakan tari sakral dalam upaya mengusir arwah or¬ang meninggal karena kecelakaan.

20. Tari-tarian Daerah Riau
* Tari Tandak, merupakan tari pergaulan yang sangat di gemari di daerah Riau.
* Tori Joged Lambak, adalah tari pergaulan muda-mudi, yang sangat populer dan disenangi

21 Tari-tarian Daerah Sulawesi Selatan
* Kipas, tari yang mempertunjukkan kemahiran para gadis dalam memainkan kipas samhil mengikuti alunan lagu.
* Bosara, merupakan tarian untuk menyambut para tamu terhormat. Gerakan-gerakan badannya sangat luwes.

22. Tari-tarian Daerah Sulawesi Tengah
* Tari Lumense, tari dari Poso yang merupakan tarian selamat dating untuk menyambut tamu agung.
* Tari Peule Cinde, termasuk pula tarian untuk menyambut tamu agung. Puncak acaranya adalah dengan menaburkan bunga bagi para tamu.

23. Tari-tarian Daerah Sulawesi Tenggara
* Tari Balumpa, merupakan tari selamat datang dalarn menyambut tamu agung. Tari rakyat ini berasal dari Buton.
* Tari Dinggu, melambangkan sifat kegotong royongan dalam kerja bersama sewaktu menumbuk padi. Sentuhan alu pada lesung merupakan irama tersendiri yang menyentuh hati.

24. Tari-tarian Daerah Sulawesi Utara
* Tari Maengket, merupakan tari pergaulan yang dilakukan secara berpasang-pasangan. Menggambarkan suasana kasih sayang dan cumbuan.
* Tari Polopalo, adalah tari pergaulan bagi muda-mudi daerah Gorontalo.

25. Tari-tarian Daerah Sumatra Barat
* Tari Piring : Sebuah tari tradisional yang melambangkan suasana kegotong royongan rakyat dalam menunaikan tugasnya. Siang hari mengerjakan sawah ladang dan malam harinya bersukaria bersama-sam.
* Tari Payung : Ditarikan oleh sepasang muda-mudi dengan payung di tangan, sang pria melindungi kepala sang wanita, sebuah perlamban perlindungan lelaki terhadap wanita.

26. Tari-tarian Daerah Sumatra Selatan
* Tari Tanggal, merupakan sebuah tarian dalam menyambut para tamu disertai upacara kebesaran adat.
* Tari Putri Bekhusek, artinya sang putri yang sedang bermain. Tari ini sangat populer di Kabupaten Ogan Komering Ulu dan melamhangka kemakmuran daerah Sumatra Selatan

27. Tari-tarian Daerah Sumatra Utara
* Tari Serampang Dua Belas, Sebuah tari Melayu dengan irama joged diiringi musik dengan pukulan gendang ala Amerika Latin. Serampang dua belas merupakan tari pergaulan.
* Tari Tor Tor, Sebuah tari dari daerah Batak dengan latar belakang falsafah peradatan dan ditarikan dalam suasana khusuk.

28. Tari-tarian Daerah Istimewa Yogyakarta
* Tari Serimpi Sangu Pati, sebuah tarian keraton pada masalalu disertai suara gamelan dengan gerak tari yang lembut.
* Tari Bedaya, merupakan tarian keraton yang di tarikan oleh 9 putri dengan irama yang lemah gemulai

E. LAGU-LAGU DAERAH

* Jakarta: Kicir-kicir, Jali-jali, Lenggang Kangkung.
* Maluku : Rasa Sayang-sayange, Ayo Mama
* Melayu : Soleram, Tanjung Katung
* Minangkabau : Kampuang nan Jauh di Mato, Kambanglah Bungo, Indang Sungai Garinggiang
* Aceh : Bungong Jeumpa
* Ampar-Ampar Pisang (Kalimantan Selatan)
* Anak Kambing Saya (Nusa Tenggara Timur)
* Oras Loro Malirin, Sonbilo, Tebe Onana, Ofalangga, Do Hawu, Bolelebo, Lewo Ro Piring Sina, Bengu Re Le Kaju, Aku Retang, Gaila Ruma Radha Nusa Tenggara Timur
* Angin Mamiri (Sulawesi Selatan)
* Anju Ahu (Sumatera Utara)
* Apuse (Papua)
* Ayam Den Lapeh (Sumatera Barat)
* Barek Solok (Sumatera Barat)
* Batanghari (Jambi)
* Bubuy Bulan (Jawa Barat)
* Buka Pintu (Maluku)
* Bungo Bangso (Sumatera Utara)
* Bungong Jeumpa (Aceh)
* Burung Tantina (Maluku)
* Butet (Sumatera Utara)
* Cik-Cik Periuk (Kalimantan Barat)
* Cikala Le Pongpong (Sumatera Utara)
* Cing Cangkeling (Jawa Barat)
* Cuk Mak Ilang (Sumatera Selatan)
* Dago Inang Sarge (Sumatera Utara)
* Dayung Palinggam (Sumatera Barat)
* Dayung Sampan (Banten)
* Dek Sangke (Sumatera Selatan)
* Desaku (Nusa Tenggara Timur)
* Esa Mokan (Sulawesi Utara)
* Es Lilin (Jawa Barat)
* Gambang Suling (Jawa Tengah)
* Gek Kepriye (Jawa Tengah)
* Goro-Gorone (Maluku)
* Gending Sriwijaya (Sumatera Selatan)
* Gundul Pacul (Jawa Tengah)
* Helele U Ala De Teang (Nusa Tenggara Barat)
* Huhatee (Maluku)
* Ilir-Ilir (Jawa Tengah)
* Indung-Indung (Kalimantan Timur)
* Injit-Injit Semut (Jambi)
* Jali-Jali (Jakarta)
* Jamuran (Jawa Tengah)
* Kabile-Bile (Sumatera Selatan)
* Kalayar (Kalimantan Tengah)
* Kambanglah Bungo (Sumatera Barat)
* Kampuang Nan Jauh Di Mato (Sumatera Barat)
* Ka Parak Tingga (Sumatera Barat)
* Karatagan Pahlawan (Jawa Barat)
* Keraban Sape (Jawa Timur)
* Keroncong Kemayoran (Jakarta)
* Kicir-Kicir (Jakarta)
* Kole-Kole (Maluku)
* Lalan Belek (Bengkulu)
* Lembah Alas (Aceh)
* Lisoi (Sumatera Utara)
* Madekdek Magambiri (Sumatera Utara)
* Malam Baiko (Sumatera Barat)
* Mande-Mande (Maluku)
* Manuk Dadali (Jawa Barat)
* Ma Rencong (Sulawesi Selatan)
* Mejangeran (Bali)
* Mariam Tomong (Sumatera Utara)
* Moree (Nusa Tenggara Barat)
* Nasonang Dohita Nadua (Sumatera Utara)
* O Ina Ni Keke (Sulawesi Utara)
* Ole Sioh (Maluku)
* Orlen-Orlen (Nusa Tenggara Barat)
* O Ulate (Maluku)
* Pai Mura Rame (Nusa Tenggara Barat)
* Pakarena (Sulawesi Selatan)
* Panon Hideung (Jawa Barat)
* Paris Barantai (Kalimantan Selatan)
* Peia Tawa-Tawa (Sulawesi Tenggara)
* Peuyeum Bandung (Jawa Barat)
* Pileuleuyan (Jawa Barat)
* Pinang Muda (Jambi)
* Piso Surit (Aceh)
* Pitik Tukung (Yogyakarta)
* Flobamora, Potong Bebek Angsa (Nusa Tenggara Timur)
* Rambadia (Sumatera Utara)
* Rang Talu (Sumatera Barat)
* Rasa Sayang-Sayange (Maluku)
* Ratu Anom (Bali)
* Saputangan Bapuncu Ampat (Kalimantan Selatan)
* Sarinande (Maluku)
* Selendang Mayang (Jambi)
* Sengko-Sengko (Sumatera Utara)
* Siboga Tacinto (Sumatera Utara)
* Sinanggar Tulo (Sumatera Utara)
* Sing Sing So (Sumatera Utara)
* Sinom (Yogyakarta)
* Si Patokaan (Sulawesi Utara)
* Sitara Tillo (Sulawesi Utara)
* Soleram (Riau)
* Surilang (Jakarta)
* Suwe Ora Jamu (Yogyakarta)
* Tanduk Majeng (Jawa Timur)
* Tanase (Maluku)
* Tapian Nauli (Sumatera Utara)
* Tari Tanggai (Sumatera Selatan)
* Tebe Onana (Nusa Tenggara Barat)
* Te Kate Dipanah (Yogyakarta)
* Tokecang (Jawa Barat)
* Tondok Kadadingku (Sulawesi Tengah)
* Tope Gugu (Sulawesi Tengah)
* Tumpi Wayu (Kalimantan Tengah)
* Tutu Koda (Nusa Tenggara Barat)
* Terang Bulan (Jakarta)
* Yamko Rambe Yamko (Papua)
* Bapak Pucung (Jawa Tengah)
* Yen Ing Tawang Ono Lintang (Jawa Tengah)
* Stasiun Balapan, Didi Kempot (Jawa Tengah)
* Anging Mamiri, Sulawesi Parasanganta (Sulawesi Selatan)
* bulu londong, malluya, io-io, ma’pararuk (Sulawesi Barat)
sa jo jo samura samura samura keke

F. SENJATA TRADISIONAL DAERAH

1. Provinsi DI Aceh / Nanggro Aceh Darussalam / NAD
Senjata Tradisional : Rencong
2. Provinsi Sumatera Utara / Sumut
Senjata Tradisional : Piso Surit, Piso Gaja Dompak
3. Provinsi Sumatera Barat / Sumbar
Senjata Tradisional : Karih, Ruduih, Piarit
4. Provinsi Riau
Senjata Tradisional : Pedang JenaWi, Badik Tumbuk Lado
5. Provinsi Jambi
Senjata Tradisional : Badik Tumbuk Lada
6. Provinsi Sumatera Selatan / Sumsel
Senjata Tradisional : Tombak Trisula
7. Provinsi Lampung
Senjata Tradisional : Terapang, Pehduk Payan
8. Provinsi Bengkulu
Senjata Tradisional : Kuduk, Badik, Rudus
9. Provinsi DKI Jakarta
Senjata Tradisional : Badik, Parang, Golok
10. Provinsi Jawa Barat / Jabar
Senjata Tradisional : Kujang
11. Provinsi Jawa Tengah / Jateng
Senjata Tradisional : Keris
12. Provinsi DI Yogyakarta / Jogja / Jogjakarta
Senjata Tradisional : Keris Jogja
13. Provinsi Jawa Timur / Jatim
Senjata Tradisional : Clurit
14. Provinsi Bali
Senjata Tradisional : Keris
15. Provinsi Nusa Tenggara Barat / NTB
Senjata Tradisional : Keris, Sampari, Sondi
16. Provinsi Nusa Tenggara Timur / NTT
Senjata Tradisional : Sundu
17. Provinsi Kalimantan Barat / Kalbar
Senjata Tradisional : Mandau
18. Provinsi Kalimantan Tengah / Kalteng
Senjata Tradisional : Mandau, Lunjuk Sumpit Randu
19. Provinsi Kalimantan Selatan / Kalsel
Senjata Tradisional : Keris, Bujak Beliung
20. Provinsi Kalimantan Timur / Kaltim
Senjata Tradisional : Mandau
21. Provinsi Sulawesi Utara / Sulut
Senjata Tradisional : Keris, Peda, Sabel
22. Provinsi Sulawesi Tengah / Sulteng
Senjata Tradisional : Pasatimpo
23. Provinsi Sulawesi Tenggara / Sultra
Senjata Tradisional : Keris
24. Provinsi Sulawesi Selatan / Sulsel
Senjata Tradisional : Badik
25. Provinsi Maluku
Senjata Tradisional : Parang Salawaki / Salawaku, Kalawai
26. Provinsi Irian Jaya / Papua
Senjata Tradisional : Pisau Belati
27. Provinsi Timor-Timur / Timtim
Senjata Tradisional : Parang

G. MAKANAN KHAS DAERAH

Aceh
* Gulee Itik
* Timpan
* Gulee Kepala Ikan Rambeu
* Kanji Rumbi
* Gulee Sirip Hiu
* Mi Aceh
* Nasi Goreng Aceh
* Dalca
* Kare Kameng
* Ungkut Kayee
* Gulee Pliek U
* Nasi Gurih
* Pulut
* Tumis Eungket Sure
* Manok Boh Jantung
* Dedah Boh Itik
* Gulee Sie Reuboh
* I Boh Timun
* Kopi Sanger
* Rujak U’ Groeh
* Boh Rom Rom
* Martabak Aceh
* Bubur Kanji Rumbi

Sumatera Utara
* Angsle
* Tuak
* Lemang
* Arsik
* Uyen
* Tok-tok
* Sambel hebi
* Roti Ketawa
* Bika Ambon
* Bolu gulung
* Lapis legit
* Kwetiau
* Pangsit
* Pok pia
* Pisang molen
* Saksang
* Tanggo-tanggo
* Mutiara Bagan Siapi-api
* Soto Medan
* Lappet
* Ombus-Ombus
* Sangsang
* Naniura
* Arsik
* Lomok-Lomok
* Kidu-Kidu
* Babi Panggang Karo
* Cipera
* Cimpa

Sumatera Barat
* Rendang
* Dendeng Balado
* Dendeng Batokok
* Gulai Joriang Batokok
* Gulai Paku
* Gulai Toco
* Pangek Masin
* Pangek Padeh atau Asam Padeh
* Kalio Dagiang
* Gulai Itiak
* Sambalado Tanak
* Gulai Banak
* Cancang
* Ikan Balado
* Ikan Baka
* Gulai Kambiang
* Soto padang
* Goreng Baluik
* Goreng Lauak
* Gulai Pucuak Ubi
* Gulai Cubadak
* Sate Padang
* Sate Pariaman
* Sate Padangpanjang
* Lontong Pitalah
* Lamang Tapai
* Katan Durian
* Katan Sarikayo
* Bubua Kampiun
* Bubua Kacang Padi
* Galamai
* Wajik
* Kipang Kacang
* Bareh Randang
* Rakik Maco
* Karupuak Balado
* Karupuak Sanjai
* Karupuak Jengkol/Joriang
* Palai Rinuak
* Pergedel Jaguang
* Pensi
* Sarabi
* Kue Putu
* Bika
* Sarang Balam
* Batiah
* Lamang Limo Kaum
* Dakak-Dakak Simabua
* Putu Padangpanjang
* Es Tebak
* Es Campua
* Teh Talua
* Sambal Ijo
* Ayam Pop
* Telor Balado
* Minyak Batanak
* Tolu-Tolu
* Sagon Bakar
* Gomok Bakar
* Ale-Ale
* Kalio Ayam
* Paru Goreng
* Gulai Kemumu
* Samouang
* Gulai Otak
* Ayam Bakar/Panggang
* Balado Bawal
* Daging Cuka Kering
* Sate Gadang

Jambi
* Tempoyak
* Bolu Kojo
* Bolu Musibah
* Sele Nenas
* Gelamai Perentak
* Panggang Ikan Mas
* Sambal Blacan
* Rendang Ayam

Sumatera Selatan
* Burgo
* Bolu Lapis
* Bolu Kojo
* Bolu 8 Jam
* Bolu Lapis
* Engkak Ketan
* Celimpungan
* Empek-empek/pempek
* Empek-empek Kapal Selam
* Empek-empek Lenjer
* Empek-empek Lenggang
* Empek-empek Kulit
* Empek-empek Adaan
* Empek-empek Tahu
* Empek-empek Kerupuk
* Empek-empek Pistel
* Empek-empek Panggang
* Wajik Ketan
* Juadah Ketan
* Kerupuk
* Kemplang Goreng
* Kemplang Panggang
* Lempok Duren
* Tekwan
* Model
* Mi Celor
* Lepat Pisang
* Lakso
* Lenggang
* Maksuba
* Otak-Otak
* Srikayo
* Tekwan

Masakan
* Gulai Malbi
* Pindang Daging/Tulang
* Brengkes Udang
* Gangan Udang
* Gulai Tempoyak
* Brengkes
* Brengkes Tempoyak
* Ikan Pakasam
* Ikan Peda
* Ikan Rusip
* Pindang Ikan
* Ikan Pais
* Ikan Salai
* Pindang Salai
* Sayur Kasam
* Kluntup
* Pindang Jamur
* Sambal Goreng Campur
* Sambal Lingkung
* Sambal Kemang
* Sambal Kweni
* Sambal Mbacang
* Tempoyak
* Nasi Minyak
* Nasi Samin
* Nasi Lemak

Minuman
* Es Kacang Merah

Riau
* Asam Padeh Ikan Baung (Ikan Patin)
* Ayam Goreng Balado
* Tempe Goreng Balado
* Teri Masak Asam Padeh
* Teri Lado Mudo
* Gendar Ketan Hitam
* Bangket Durian
* Kue Bangket Jeruk Nipis
* Juice Jagung Manis
* Air Mata Pengantin
* Laksamana Mengamuk
* Lenggang
* Kue 8 Jam
* Pais Udang
* Sayur Kasam
* Kluntup
* Pindang Jamur
* Sambal Goreng Campur

Lampung
* Joglosemar
* Keripik Pisang

Banten
* Taoge Goreng
* Emping
* Sate Bandeng
* otak-otak
* Nasi Sumsum
* Rabeg
* Jojorong
* Cuwer
* Gipang
* Apem Putih
* Keceprek Melinjo

DKI Jakarta
* Soto Betawi
* Kerak Telor
* Sop Kaki Kambing
* Pindang Serani
* Pecak Salak
* Sayur Gabus Pucung
* Pecak Gurame
* Pindang Serani
* Semur Jengkol
* Sayur Besan
* Gado-gado Boplo
* Es Doger
* Es Teler
* Telubuk Sayur
* Pesmo Gurami
* Talam Udang
* Begana
* Nasi Goreng Kambing
* Nasi Uduk
* Ketoprak
* Bubur Ayam Betawi
* Nasi Bukhari
* Lontong Sayur Khas Betawi
* Semur Terung Betawi
* Kroket
* Bir Pletok
* Rujak Bebeg
* Taoge Goreng
* Dodol Legit
* Emping
* Roti Buaya
* Asinan Jakarta
* Geplak
* Ongol-Ongol
* Gado-gado
* Kue Rangi
* Soto Mi
* Risoles
* Banding Bakar Marunda
* Capsay Petai
* Kimlo
* Marak
* Bagane
* Nasi Kebuli
* Sayur Bebanci
* Kue Pepe
* Semur Betawi
* Nasi Goreng Gila

Jawa Barat
Bandung-Priangan
* Karedok
* Soto Bandung
* Batagor
* Es Doger
* Empal Gentong
* Laksa Bogor
* Bakso kocok
* Lotek
* Serabi
* Uli Bakar
* Colenak
* Tahu Sumedang
* Combro
* Colenak
* Misro
* Mie Kocok
* Nasi Timbel
* Sayur Asem
* Pepes Jamur
* Gurame Bakar
* Jagung Bakar
* Pepes Ikan Mas
* Serabi Oncom
* Ladu
* Pisang molen
* Peuyeum
* Roti Unyil
* Cireng
* Soto Mie
* Toge Goreng Jasinga Bogor
* Asinan Sukasari
* Gepuk
* Sambel Oncom
* Sayur Asam Kacang Merah
* Bajigur
* Es Goyobod

* Bala-bala
* Gehu

Cirebon
* Sega Jamblang
* Sega Lengko
* Empal Gentong
* Tahu gejrot

Bogor
* Laksa
* Bir Kocok
* Serabi Bogor
* Tauge Goreng

Jawa Tengah
* Kota Bondowoso: Tape (Tapai)
* Kota Jember: Suwar-suwir
* Kota Kediri: Tahu
* Kota Lamongan: Tahu campur
* Kota Madiun: Pecel
* Kota Bojonegoro: Ledre ( kue / keripik pisang raja )
* Kota Pekalongan: Megono
* Kota Purwokerto: Mendoan

Semarang
* Lumpia/Lumpia Semarang, Tahu Pong, Tahu Gimbal

Banyumas
* Sroto Sokaraja
* Gethuk goreng
* Tempe mendoan
* Lanting
* Sate Ambal
* Jenang Jaket
* Nopya
* Mino

Slawi
* Tahu Pletok

Jepara
* Bangket
* Adon-adon coro
* Sop Udang
* Lontong Campur
* Horog-horog
* Es Cendol

Pesisir Utara
* Soto Kudus
* Soto Tegal
* Sate Tegal
* Soto Semarang
* Lumpia Semarang
* Taoto
* Pindang
* Garang Asem
* Nasi megono
* Nasi Grombyang
* Nasi Gandul
* Sego Goreng Babat Semarang
* Tahu Gimbal Semarang

Solo
* Nasi Liwet
* Ayam Areh
* Tempe Tahu Bacem
* Sayur Labu Siam
* Timlo
* Dawet
* Intip Goreng
* Usus Goreng
* Tengkleng
* Mi Toprak
* Nasi Tumpang
* Gempol Pleret
* Ampyang
* Serabi Notosuman
* Semar Mendem
* Kulit Ayam Goreng
* Sosis Solo
* Wedang Dongo
* Nasi Tumpang
* Soto Gading
* Sate Buntel
* Ampyang Kacang
* Karak
* Bebek Balap

Yogyakarta
* Gudeg
* Nasi Pecel
* Opor Ayam
* Tongseng
* Cabuk Rambak
* Jadah Bacem
* Rujak Degan
* Bacem Ayam
* Kipo
* Lontong Kikil
* Bakmoy
* Gado-Gado
* Bakmi Jawa
* Yangko
* Sagon Ala Kota Gede
* Bebek Kremes
* Tumpeng
* Mangut Lele
* Geplak
* Sate Kocor
* Selat
* Lumpia Trubus
* Jadah Manten
* Opor Telur
* Sambel Goreng Krecek
* Roti Jok
* Bakpia
* Pecel
* Legomoro
* Wajik
* Nasi kucing
* Mi Tektek
* Bakpia
* Trancam
* Sate Winong
* Tempe Gembus
* Sate Manis
* Mega Mendung
* Bakmi Godog
* Sambal Goreng Krecek Kacang Tolo
* Bebek Suwar-Suwir
* Beer Djawa
* Urap
* Tempe Benguk
* Mendut
* Getuk
* Dendeng Age
* Growol
* Nasi Goreng Magelang

Jawa Timur
* Rawon
* Bakso
* Sate Ayam
* Soto Lamongan
* Soto Kediri
* Tumpang
* Rujak Soto
* Rujak Cingur
* Pecel Madiun
* Lontong Balap
* Jenang Apel
* Semanggi
* Tahu Lontong
* Tahu campur
* Tahu Tek
* Soto Madura
* Gado Gado
* Sego Gobyos
* Bata Anget
* Pottre Nyellem
* Nom Aeng
* Pokak Syarifah
* Wedang Sekojo
* Lepet Jagung
* Nasi Krawu
* Nasi Blawu
* Rempih Danggur
* Tahu Wa
* Teh Jahe Keningar
* Tempe Penyet
* Sego Tempong
* Es Karet
* Nasi Becek
* Nasi Boranan
* Rujak Cingur
* Semanggi

Madura
* Gulai
* Ja’pe Ayam
* Massa’pote
* Pedda
* Manto Keponakan
* Gangsa
* Maghadip
* Musawaroh
* Putre Nyelem
* Nomoeng
* Klepon
* Podak
* Bakwan Malang
* Tahu Kediri
* Kue Dolar
* Sate

Bali
Makanan
* Ayam betutu
* Babi guling
* Bandot
* Be Kokak Mekuah
* Be Pasih mesambel matah
* Bebek betutu
* Berengkes
* Grangasem
* Jejeruk
* Jukut Urab
* Komoh
* Lawar
* Nasi Bubuh
* Nasi Tepeng
* Penyon
* Sate Kablet
* Sate Lilit
* Sate pentul
* Sate penyu
* Sate Tusuk
* Timbungan
* Nasi Jenggo
* Tum
* Urutan Tabanan

Jajanan
* Bubuh Sagu
* Bubuh Sumsum
* Bubuh Tuak
* Jaja Batun Duren
* Jaja Begina
* Jaja Bendu
* Jaja Bikang
* Jaja Engol
* Jaja Godoh
* Jaja Jongkok
* Jaja Ketimus
* Jaja Klepon
* Jaja Lak-Lak
* Jaja Sumping
* Jaja Tain Buati
* Jaja Uli misi Tape
* Jaja Wajik
* Kacang Rahayu
* Rujak Bulung
* Rujak Kuah Pindang
* Rujak Manis
* Rujak Tibah
* Salak Bali

Nusa Tenggara Barat
* Ayam Taliwang
* Sate Bulayak
* Plecing Kangkung

Kalimantan Barat
* Lempok
* Ale Ale
* Bie Pang
* Sate Manis
* Cah Kangkung Belacan
* Ganepuk Telur
* Manisan Dorong
* Pisang Goreng Pontianak
* Kue Bingka Kentang
* Ayam Bakar
* Kwetiauw Siram
* Ca Kwe
* Tar Piring
* Air Tahu
* Gulai Pakis
* Nasi Tomat
* Dangi
* Sari Kacang Hijau
* Bubur Pedas
* Ikan Asam Pedas
* Ikan Peletuk Masak Kuning
* Ikan Pekasam

Kalimantan Selatan
* Soto Banjar
* Amparan Tatak Pisang
* Amparan Tatak Sagu
* Pundut Nasi
* Bingka Barandam
* Putri Selat
* Bakar-bakaran
* Kokoleh
* Gangan-ganganan
* Mandai Basang
* Sambal Goreng Pakasam
* Sate Banjar

Kalimantan Tengah
* Juhu Umbut Rotan
* Juhu Umbut Sawit
* Tangkiling

Kalimantan Timur

Sulawesi Utara
Penganan
* Apang
* Apang kenari
* Apang coe
* Bagea
* Balapis
* Biapong
* Biji biji Jenever
* Binyolos
* Bluder/brudel
* Bobengka
* Cucur
* Dodol Kenari
* Halua Kenari
* Kacang goyang
* Kacang Kawangkoan
* Klappertaart
* Kolomben
* Koyabu
* Kukis Kelapa
* Lalampa
* Lampu lampu
* Manisan pala
* Panada
* Popaco
* Susen
* Wajik

Masakan
* Ayam Rica-Rica
* Ayam isi di bulu
* Ayam Masak Paniki
* Babi Putar
* Babi tore
* Cakalang Bakar Rica
* Cakalang Fufu
* Cakalang Rica-Rica
* Dabu dabu Lilang
* Ikan Bakar Rica
* Ikan Kuah
* Ikan Tikus
* Ikan Ular Patola
* Ikan Monyet
* Lapis
* Midaal
* Masak Paniki
* Nasi Bungkus
* Nasi Jaha
* Pampis
* Pepes Ikan mas
* Ragei/ Sate ba’
* Roa
* RW
* Sa’ut
* Sayor Leilem
* Sayor Pangi
* Sayor Ganemo
* Sayor daong popaya
* Sayor bunga popaya
* Sayor pakis
* Sup Brenebon
* Tinutuan
* Tinorangsak
* Tuturuga
* Woku belanga
Minuman
* Es Kacang merah
* Gohu
* Cap Tikus
* Pinaraci
* Saguer

Sulawesi Selatan
Penganan
* Apang Paranggi
* Baje’
* Bannang bannang
* Barongko
* Baruasa
* Bassang
* Beppa Janda
* Biji-biji
* Bipang
* Bolu Peca
* Bolu rampah
* Cucuru Bayao
* Dadoro’
* Dange
* Deppa Tori/Deppa Te’tekan
* Deppa Kau Kau/sawalla
* Nagasari/Doko’-doko’unti
* Doko doko Cangkuling/ cangkuning
* Golla golla ganepo
* Golla tare
* Bolu Toraja/Indo’ Bade’
* Jalang Kote
* Kacang Sinjai
* Katri sala
* Katri mandi
* Kue Putu
* Labu Palu
* Onde onde tawaro
* Pallu Butung
* Paserrek
* Pisang Epe
* Pisang Ijo
* Putu Cangkiri
* Roti pawa
* Sakko sakko
* So’ri
* Tello Penyyu
* Taripang

Masakan
* Baro’bo
* Bolu Kambu
* Buras
* Camme Ba’te
* Camme Bendoro’
* Camme Burak
* Camme Tu’tuk
* Coto Makassar
* Dangke
* Kadonteng
* Kajompi’
* Kaladde
* Kapurung
* Lappa’-lappa’
* Lawa
* Mie Titi’
* Nande Kandoa’
* Nande Dalle
* Nasu Cemba
* Nasu To Salukanan
* Pallu Basa
* Pallu Butung
* Pallu Kacci
* Pallu Kaloa
* Pallu Mara
* Pacco’
* Peca sura
* Peco’ Tammate
* Pi’ja
* Piong/Lemang Toraja
* Sambala’ Bandiki’
* Sarondeng
* Songkolo/Sokko’
* Sop Kikil
* Sop Konro
* Sop Saudara
* Sop Ubi
* Tollo’ Burak
* Tollo’ Pa’karing
* Tollo’ Pammarasan
* Tollo’ Semba
* Tollo’ Utan Bulunangko
* Tollo’ Utan Pangi

Minuman
* Ballo/ Tuak
* Kawah
* Sara’bba

Sulawesi Tenggara
* Soami (Daerah Buton dan Wakatobi)
* Kambalu (Daera Wangi-wangi)
* Luluta (Daera Wangi-wangi)
* Heb’atu (Daera Wangi-wangi)
* Gule-gule (Daera Wangi-wangi)
* Susuru (Daera Wangi-wangi)

Maluku
* Colo-colo
* Papeda
* Nasi Lapola
* Sambal Pepaya
* Acar Kuning Ala Maluku
* Ikan Bakar dengan Colo-Colo
* Sayur Ganemu
* Ulang-ulang
* Pisang Rampai
* Puding Sagu
* Kohu-Kohu dengan Kasbi Rebus

Papua
* Ikan Bakar Manokwari
* Aunu
* Ikan Bungkus
* Anuve Habre
* Ikan Kuah Kuning
* Aunu Senebre
* Eurimoo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s