Arsip untuk ‘BUDAYA DUNIA’ Kategori

GEISHA

Posted: 22 Mei 2012 in BUDAYA DUNIA, BUDAYA JEPANG

Tulisan Geisha, arti: “seniman”. Geisha juga grup musik Indonesia, lihat Geisha (grup musik). Geisha (bahasa Jepang:芸者 “seniman”) adalah seniman-penghibur (entertainer) tradisional Jepang. Kata geiko digunakan di Kyoto untuk mengacu kepada individu tersebut. Geisha sangat umum pada abad ke-18 dan abad ke-19, dan masih ada sampai sekarang ini, walaupun jumlahnya tidak banyak. “Geisha” dilafalkan dalam bahasa [...]

Bahamut Bahamut (bahasa Arab: بهموت Bahamut) adalah ikan besar yang membantu bumi dalam Mitologi Arab. Beberapa sumber, Bahamut digambarkan memiliki kepala menyerupai kuda nil atau gajah Dandan Dandan atau Dendan adalah makhluk laut mitologi yang muncul di volume 9 dari The Book of 1001 Nights, atau 1001 Nights. Muncul dalam kisah Abdullah si Nelayan dan [...]

DUNIA ini memiliki banyak benua, ratusan negara, dan ribuan suku. Banyak suku tradisional unik dengan gaya hidup menarik yang akan membuat Anda tercengang. Salah satunya adalah Suku Himba di Namibia, Afrika. Suku Himba adalah suku etnis berjumlah 20.000 hingga 50.000 orang yang hidup di Namibia utara. Mereka adalah suku semi nomaden, yang berarti tempat tinggalnya [...]

TIMUR Tengah dan kawasan Arab kini kerap dihindari wisatawan karena rentan konflik politik dan sosial. Padahal, kawasan ini memiliki banyak tempat wisata yang berkembang dari kebudayaan dan peradabannya yang tua. Simak ulasan beberapa destinasi wisata terbaik di Jazirah Arab, seperti dikutip Ibtimes: Kota Tua Sanaa, Yaman Sanaa, Ibu Kota Yaman ini berlimpah dengan monumen kuno [...]

Oleh : Khoirul Adib Dalam batas-batas tertentu, pertemuan antara dunia luar dengan Indonesia lebih berbentuk persaingan, konflik, dan perselisihan daripada saling mengerti, bersahabat, dan kerja sama. Demikian juga antara dunia Arab dengan Indonesia. Bagi kebanyakana orang Indonesia, `Arab` selalu dihubungkan dengan kekayaan, kekerasan, kasar, dan pemarah. Bagi orang Arab, `Indonesia` selalu dikaitkan dengan kelebihan penduduk, [...]

1. Tabeta ato, sugu yoko ni naruto, ushi ni naru! Arti dari kalimat di atas adalah: “Kalau habis makan langsung rebahan bisa jadi sapi!” kutukan kah?? Saat ini, meski zaman telah modern, banyak orang tua Jepang yang masih memperingati anaknya dengan kata-kata seperti di atas. Secara jelas alasan kenapa kata-kata ini dipakai tidak diketahui. Tapi [...]

LATAR BELAKANG PUSAKA Indonesia terhampar luas dari puncah gunung, pusat-pusat kota tua, pedesaan, candi, hingga pulau-pulau dan lautan beserta isinya, termasuk juga seni budaya. Keanekaragaman alam dan budaya yang ada di Nusantara ini merupakan”Pusaka Bangsa” yang dapat memperkuat semangat “Bhinneka Tunggal Ika”. Salah satu sumber informasi kebudayaan daerah yang sangat penting artinya dalam upaya pembinaan [...]

Setelah lebih dari dua bulan kerja keras, renovasi peti mati gantung dari orang-orang di Gongxian Bo County barat daya Provinsi Sichuan Cina kini telah selesai. Ini telah menjadi proyek terbesar yang pernah untuk menstabilkan dan melestarikan peti mati gantung di Cina. 43 peti mati ini telah direstorasi dan 16 peti mati yang tidak diketahui sebelumnya [...]

Pada tradisi Tionghoa kuno, menghitung hari baik bukan hanya sebatas pada calon mempelai, juga keluarga kedua pihak. Keberadaan etnis Tionghoa dalam parade kebinekaan suku Nusantara makin memperkaya budaya negeri. Lazimnya budaya Timur, tradisi Tionghoa juga penuh makna simbolis,tidak terkecuali dalam tradisi pernikahan mereka. Tidak berbeda dengan urutan rangkaian pernikahan pada umumnya, tradisi perkawinan Tionghoa diawali [...]

Teh banyak digunakan pada perayaan-perayaan masyarakat Tionghoa, termasuk acara pernikahan, karena merupakan minuman rakyat dan menyajikan teh merupakan sebuah bentuk tanda hormat. Biji bunga teratai yang biasanya digunakan dalam teh pada acara pernikahan memiliki maksud. Kata “teratai” dengan “tahun” memiliki bunyi yang hampir sama, meskipun artinya berbeda, sehingga orang Tionghoa percaya bahwa menaruh benda-benda itu [...]